Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Google dan Meta Melarang Penjualan Obat Farmasi dan Aborsi

Google dan Meta  Melarang Penjualan Obat Farmasi dan Aborsi. Hallo sobat hub tekno! Setelah Meta sebelumnya menerapkan aturan baru di platform facebook dengan menghapus postingan mengenai aborsi. Sekarang, Instagram melakukan hal yang sama dengan memblokir posti yang menyebutkan aborsi. Sebagai tahapan, opsi lain kadang-kadang meminta pengguna untuk memverifikasi usia mereka sebelum dapat melihat posting tersebut.

Aksi ini setelah Infografis, meme, dan pembaruan media sosial lainnya mengenai aborsi meledak. Sebagai reaksi, setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan Roe v Wade, yang menghilangkan hak konstitusional.

“Roe v Wade adalah keputusan mahkamah agung Amerika yang berisi tentang perlindungan dan kebebasan Wanita untuk melakukan Aborsi.”    

Juru bicara Meta juga mengkonfirmasi di Twitter bahwa perusahaan tidak akan mengizinkan obat-obatan untuk di perjual-belikan atau sebagai hadiah di situs mereka. Di Pusat Transparansi Meta, tertulis bahwa konten yang mencoba membeli, menjual, atau memperdagangkan obat-obatan farmasi tidak diperbolehkan. Pengecualian ketika “Mencantumkan harga vaksin dalam konteks pendidikan atau diskusi eksplisit” dan “menawarkan pengiriman” oleh bisnis perawatan kesehatan yang sah.

Keputusan untuk membatalkan Roe v Wade telah mengguncang Amerika. Sebelum putusan itu, lebih dari setengah perempuan di Amerika tinggal di negara bagian yang memusuhi hak-hak aborsi. Sekarang, hak-hak reproduksi ditempatkan dalam bahaya lebih lanjut, dengan sekitar 60 persen negara bagian telah melarang aborsi atau ingin melakukannya. Menyusul putusan yang menghancurkan itu, orang-orang di seluruh AS berjuang untuk keadilan reproduksi dan melawan pelanggaran hak asasi manusia.

Google menghapus data lokasi klinik aborsi

Setelah keputusan Mahkamah Agung untuk mencabut hak aborsi federal di AS. Perusahaan mengumumkan dalam sebuah posting blog bahwa mereka akan menghapus data riwayat lokasi tentang beberapa tempat yang “sangat pribadi”. Google akan menghapus data mereka termasuk fasilitas medis seperti  pusat konseling, tempat penampungan KDRT, klinik aborsi, pusat kesuburan, fasilitas perawatan kecanduan, klinik penurunan berat badan, klinik bedah kosmetik, dan lainnya.

Google juga mencatat bahwa pengguna Fitbit yang menggunakan perangkat lunak pendamping terkait harus menghapus entri tersebut satu per satu. Tetapi cara yang lebih mudah untuk “menghapus banyak log sekaligus” sedang dalam perjalanan.

Perubahan pada riwayat lokasi akan mulai berlaku dalam beberapa minggu ke depan, untuk mengosongkan data potensial sesuai aturan oleh penegak hukum dari perusahaan. Google mencatat bahwa fitur histori lokasinya akan dinonaktifkan secara default untuk orang-orang yang menggunakan layanannya. Tetapi jika Anda tidak yakin tentang itu, baiknya memeriksa ulang  informasi pribadi apa yang anda bagikan secara aktif dengan broker data teknologi sekarang.

Demikian informasi Google dan Meta  Melarang Penjualan Obat Farmasi dan Aborsi. Untuk segera memerikasi toko atau bisnis online anda.

Posting Komentar untuk "Google dan Meta Melarang Penjualan Obat Farmasi dan Aborsi"