Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Spreadsheet Lotus 123 Hidup Kembali?

Spreadsheet  Lotus 123 Hidup Kembali? Siapa yang ingat lotus? Salah satu program kuno yang popular di tahun 1990an dan mungkin sangat asing dengan teknologi di Indonesia yang sekarang. Mengingat tahun tersebut Indonesia masih sangat awam dengan teknologi.

Lotus 1-2-3 adalah aplikasi pembunuh pertama dari IBM PC, dan menjadi hit besar di tahun 1980-an. Ini menawarkan tiga solusi utama: perhitungan spreadsheet, fungsionalitas database dan grafik grafis. Bersama dengan dBase dan WordPerfect, itu menjadikannya sebagai aplikasi penting.

Namun, ketika Microsoft keluar dengan produk berbasis GUI-nya pada awal 1990-an, seperti Excel, itu membuat Lotus-1-2-3 kedinginan. Lotus lambat merespons produk baru yang mengganggu, dan meskipun dibeli oleh IBM pada tahun 1995, tidak pernah benar-benar pulih.

IBM terus menjual persembahan Lotus, dan menyerah pada tahun 2013. Pada bulan Juni tahun itu, IBM mengumumkan penarikan merek Lotus, termasuk Lotus 1-2-3 Millennium Edition V9.x, IBM Lotus SmartSuite 9.x V9.8.0, dan Organizer V6.1.0.

“Pelanggan tidak akan lagi dapat menerima dukungan untuk penawaran ini setelah 30 September 2014,” kata perusahaan saat itu. “Tidak ada perpanjangan layanan dan Tidak akan ada program penggantian.”

Baca juga: Manfaat aplikasi cursive

Lotus Kembali hidup

Baru-baru sempat jadi perbinacangan menarik, Seperti yang dilaporkan oleh The Register, seorang penggemar Lotus 1-2-3 bernama Tavis Ormandy (pemburu bug untuk Google Project Zero), berhasil mem-port program lotus ke Linux, yang tampaknya merupakan prestasi rekayasa balik.

Ia menekankan bahwa bahwa ini bukan program yang tiruan baru, melainkan Lotus 1-2 asli 1990– untuk x86 Unix yang berjalan secara native di x86 Linux modern.

“Ada beberapa kekusutan yang perlu diperbaiki, dan saya perlu mem-porting driver terminal saya, tetapi itu 100% dapat digunakan,” tulis Tavis dalam sebuah posting blog, merinci pekerjaannya. “Saat ini, versi DOS yang berjalan di bawah emulasi terlihat lebih baik”.

Ormandy juga mengembangkan driver tampilan yang sama sekali baru untuk program tersebut, yang sekarang dapat berjalan di lebih dari sekadar jendela 80×25.

Kita akan melihat kelanjutan cerita dari Lotus, apakah dia benar-benar akan bangkit dari kuburan membawa ancaman dari spreadsheet modern? Ini akan jadi sekenario menarik.

Demikian artikel Spreadsheet  Lotus 123 Hidup Kembali?. Semoga bermanfaat!

Posting Komentar untuk "Spreadsheet Lotus 123 Hidup Kembali?"